Tips snorkeling bagi pemula

Bagikan ke

Memiliki kondisi alam yang cantik, Indonesia dipenuhi dengan destinasi wisata laut. Mulai dari wilayah yang memamerkan pantai berpasir putih yang instagramable hingga tempat wisata yang memiliki air laut super jernih sehingga menyediakan fasilitas untuk menyelam, seperti snorkeling dan diving. Sudah tahu perbedaan keduanya, kan?

Snorkeling merupakan kegiatan rekreasi yang menyenangkan. Menyelam air laut dan bisa menyaksikan keindahan kehidupan laut adalah suatu kebahagiaan tersendiri bagi wisatawan. Terlebih, kegiatan snorkeling tidak memiliki syarat khusus seperti halnya diving yang mengharuskan memiliki sertifikat sebagai penyelam andal.

Bagi yang tidak mahir berenang juga bisa sekali melakukan snorkeling. Namun, pasti berbeda dong kestabilan emosinya dibanding yang sudah terbiasa melakukan snorkeling? Nah, berikut adalah 5 tips untuk pemula yang ingin mencoba snorkeling dengan benar.

Pemakaian Pelampung Sudah Tepat

Sebagai pemula, terlebih yang tidak begitu pandai berenang, mengenakan pelampung adalah suatu kewajiban. Pelampung yang digunakan biasanya berbentuk rompi berwarna cerah seperti kuning ataupun oranye. Warna cerah itu supaya mudah dikenali dari jarak jauh.

Pelampung jenis rompi biasanya dipakai dengan klik pengait yang ada di bagian depan. Nah, pelampung yang dipilih harus sesuai dengan bentuk badan. Harus pas, tidak boleh kekecilan ataupun terlalu besar. Hal tersebut dikarenakan, jika terlalu kecil akan membuat pergerakan dan pernapasan susah dan ketika terlalu longgar akan memiliki risiko lepat saat melakukan snorkeling.

Berlatih Menggunakan Alat Snorkeling

Yang diwajibkan untuk dipakai ketika snorkeling ada tiga alat, yaitu masker selam, kaki katak, dan yang paling penting adalah snorkel. Masker selam digunakan agar mata dan hidung terlindung, snorkeler tetap bisa melihat biota laut dengan aman. Nah, karena hidung juga tertutup masker selam, snorkeler harus terbiasa bernapas menggunakan mulut.

Bernapas menggunakan mulut tidak sekonyong-konyong menghirup udara ke permukaan air laut, tetapi menggunakan snorkel. Alat ini terdiri dari dua bagian, yaitu selang yang memiliki panjang 30 sentimeter serta penutup mulut yang terbuat dari silikon. Penutup mulut harus pas di mulut supaya tidak ada air laut yang masuk ketika sedang menghirup oksigen.

Pergi dengan Teman yang Mahir

Jika kamu belum mahir bahkan baru pertama kali melakukan snorkeling, jangan berani untuk melakukannya sendiri. Ajak beberapa teman yang sudah terbiasa ber-snorkeling supaya bisa membantu kamu ketika ada kesulitan.

Mereka yang sudah profesional melakukan snorkeling juga akan memberi arahan harus bersikap bagaimana sebelum, ketika, dan setelah snorkeling. Memilih alat snorkeling hingga memilih lokasi pun pasti mereka sudah terbiasa sehingga kamu tidak kebingungan sendiri.

Jangan Mudah Panik

Ketika baru pertama kali melakukan suatu kegiatan, rasa panik memang kerap hadir. Namun, tunggu dulu! Jangan mudah panik, kuasai emosi agar tidak timbul efek samping yang berlebihan. Sebab, terkadang kram juga bisa muncul ketika si penyelam panik loh.

Jaga Kelestarian Alam

Selalu ada cerita dari snorkeler pemula yang tidak sengaja menginjak terumbu karang ketika baru pertama kali melakukan snorkeling. Nah, bagi Sahabat yang nanti baru pertama mencoba snorkeling, harus berhati-hati ya. Perhatikan bagian bawah laut. Jika dangkal, lihat dahulu di sana ada apa sehingga tidak salah injak ketika menapakkan kaki.

Itulah 5 tips melakukan snorkeling dengan baik dan benar untuk pemula. Ingat, jaga keamanan dan keselamatan diri sendiri dan teman-teman rombongan snorkeling. Pilih juga lokasi yang memiliki pemandangan cantik, tetapi tidak membahayakan ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *