Kedelai Bisa Mencegah Osteoporosis

Bagikan ke

Kedelai (Glycine max) merupakan komoditas pangan dengan kandungan protein nabati tinggi dan telah digunakan sebagai bahan baku produk olahan seperti susu kedelai, tempe, tahu, kecap, dan berbagai makanan ringan lainnya. Kedelai mengandung mineral yang kaya K, P, Ca, Mg, dan Fe, serta komponen nutrisi lainnya yang bermanfaat, seperti isoflavon yang berfungsi mencegah berbagai penyakit. Berikut manfaat kedelai untuk tubuh:

1. Kaya antioksidan
Tingginya kandungan antioksidan pada kedelai membawa manfaat untuk mencegah serta mengurangi kerusakan sel di dalam tubuh akibat radikal bebas seperti polusi udara dan makanan cepat saji, yang sering kali tak terkontrol dan tak disadari.

2. Mencegah kanker
Selain kerja dari antioksidan, adanya kandungan isoflavon dalam kedelai dapat membantu mencegah tumbuhnya sel kanker. Menurut sebuah studi dari American Cancer Society, makanan yang kaya akan serat membantu menurunkan risiko kanker payudara. Inilah yang menjadikan manfaat kedelai sebagai pencegah kanker, misalnya kanker payudara dan endometrium pada wanita, serta kanker prostat pada pria.

3. Mencegah menopause
Ketika memasuki masa menopause, wanita biasanya mengalami beberapa gejala khas. Salah satunya hot flashes, yaitu sensasi panas dan kegerahan yang sering muncul di malam hari. Hal ini bisa terjadi karena menopause menyebabkan produksi hormon estrogen dalam tubuh menurun drasis. Nah, perubahan hormon inilah yang menyebabkan Anda mengalami ‘kepanasan’ saat menopause. Kabar baiknya, studi yang diterbitkan pada jurnal Menopause melaporkan konsumsi makanan yang berasal dari kacang kedelai dapat memberi manfaat untuk meringankan gejala-gejala menopause.

4. Menurunkan Kadar C-Reactive Protein (CRP)
CRP, atau indikator peradangan, dianggap sebagai suatu penanda risiko dan prediktor akan penyakit jantung koroner. Berbagai penelitian menunjukkan manfaat kedelai dalam menurunkan kadar CRP dalam darah wanita pascamenopause yang mengonsumsi kedelai. Khasiat ini diperoleh dari kandungan isoflavon dalam kedelai Dengan demikian, kedelai memiliki potensi untuk menurunkan risiko seseorang terkena penyakit jantung koroner.

5. Mencegah pengeroposan pada tulang
Untungnya, kedelai mengandung isoflavon, yaitu senyawa kimia yang memiliki struktur dan fungsi mirip dengan estrogen. Tak main-main, kandungan isoflavon yang terkandung dalam kacang ini dan produk turunannya diketahui lebih tinggi daripada bahan makanan lainnya. Jika dikonsumsi secara rutin disertai dengan asupan makanan yang bernutrisi tinggi lainnya, kacang ini efektif membantu menghambat kerusakan tulang untuk mencegah risiko osteoporosis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *