Pengertian Telur Ayam Kampung

Bagikan ke

Ayam kampung merupakan salah satu jenis ternak lokal yang banyak dipelihara oleh masyarakat Indonesia.Umumnya pemeliharaan ayam kampung dilakukan secara tradisional ekstensif, tetapi akhir-akhir ini telah digalakkan usaha pemeliharaan secara semi intensif maupun intensif. Telur ayam kampung bukan hanya berarti telur yang dihasilkan oleh ayam yang hidup di pedesaan. Ayam kampung bisa saja diternakkan di kota besar, hanya saja cara pemeliharaan ayam tersebut tidak menggunakan kandang, melainkan dilepas di alam bebas.

Ayam kampung bebas memakan serangga, biji-bijian, maupun tanaman yang tumbuh di sekitarnya. Pakan yang lebih alami ini dipercaya membuat telur ayam kampung lebih bergizi dibanding telur ayam ras, dan lebih aman dikonsumsi karena tidak diberi makan yang mengandung bahan kimia. Telur ayam kampung adalah salah satu bahan makanan asal unggas ayam kampung yang bernilai gizi tinggi karena mengandung zat-zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia seperti protein dengan asam amino yang lengkap, lemak, vitamin, mineral, serta memiliki daya cerna yang tinggi.


Ukuran telur ayam kampung juga lebih kecil dibandingkan dengan telur ayam negeri yang di jual di pasaran. Kira-kira, telur ayam kampung punya berat sekitar 27-56 gram (g) per butirnya. Beberapa ciri khas yang membedakan telur ayam kampung dan ayam negeri yakni sebagai berikut:
• Warna cangkang telur ayam kampung lebih putih, sedangkan telur ayam negeri berwarna kecokelatan.
• Ukuran telur ayam negeri lebih besar dan punya cangkang dengan tesktur yang kasar.
• Kuning telur ayam kampung berwarna lebih oranye, sedangkan telur ayam negeri punya warna kuning telur yang lebih cerah.
• Melihat karakteristik tersebut, mungkin bisa sedikit disimpulkan bahwa kandungan nutrisi ayam kampung dan ayam negeri berbeda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *